Slide Gambar

Chat With Arsitek

Pesan

Tampilkan postingan dengan label Tips Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Trik. Tampilkan semua postingan

Fungsi roof garden

Diposting oleh Griyaabadi Senin, 07 Februari 2011 0 komentar


Fungsi roof garden bukan pemanis belaka, yang terpenting adalah sebagai taman aktif untuk mewadahi aktivitas anda sekeluarga. Di taman atap itu, anda sekeluarga dapat bercengkrama, bermain, atau menjamu kerabat dan teman. Bentuknya sesuai selera anda; bisa tertutup tanaman seluruhnya atau hanya setempat-setempat yang penting roof garden anda teduh.
Inilah sejumlah kiat membuat roof garden :
- Pastikan dak rumah anda kuat menahan beban tanah/media tanam, tanaman, elemen taman (bangku, lampu, gazebo, pergola) dan   utilitas (pipa drainase, instalasi lampu dan air), serta manusia yang beraktivitas di atasnya. Beban struktur dapat   dikurangi dengan menggunakan media tanam yang ringan, seperti campuran gel, sabut kelapa, batang pakis, rumput laut, dan   arang.
  Taburkan mulsa di atas media tanam untuk mengurangi penguapan. Tempatkan tanaman yang berat seperti pohon atau semak   besar, tepat diatas kolom. Gunakan pohon dari bibit vegetatif (stek/cangkok) agar berakar serabut.
- sebaiknya roof garden diberi fasilitas berteduh untuk mengurangi panas, pada ruangan di bawahnya. Selain pohon,   kita dapat membangun  pergola, gazebo atau memasang kanopi.
- Tutup permukaan dak dengan bahan yang mentyerap panas, seperti rumput atau rubber tile (karet). Permukaaan air, berupa   kolam atau taman air, juga dapat menjadi pilihan.
- Ketebalan media tanam bervariasi. Untuk rumput dan tanaman pembatas cukup media setinggi 20cm, semak 30cm-50cm, dan     semak/pohon bibit vegetatif setinggi 80cm. Untuk mengurangi beban struktur. buat beberapa planter setempat atau urugan     kontur untuk tanaman yang membutuhkan media tanam yang tebal.
- Sebelum di beri media tanam, dak dilapisi cairan waterproofing. Beri dasar batu apung/batu karang, kemudian di atasnya   dilapisi geotextile. Urug dengan media tanam yang sudah disediakan, sesuai kebutuhan. Taman pepohonan atau tanaman sesuai   desain yang sudah dirancang sebelumnya. Lalu taburkan mulsa sekam padi/kulit kayu di atas media tanam.


Mendesain Sendiri Interior Rumah

Diposting oleh Griyaabadi 0 komentar

    
Mendesain Sendiri Interior Rumah: Bagaimana Cara Memulainya?

Langkah awalnya adalah bermula dari Anda sendiri. Ruangan yang hendak didesain harus memenuhi keperluan, selera dan kepribadian Anda karena Anda yang akan tinggal di sana, bukan?

Apa selera Anda? Tidak perlu khawatir bila Anda tidak tahu karena sesungguhnya tidak banyak orang yang mengetahui keinginannya. Anda harus melihat ke sekitar untuk mencari tahu. Anda mungkin pernah pergi ke rumah seseorang yang Anda kagumi pilihan furniturnya, paduan warna, dan desain ruangan secara keseluruhan.

Bayangkan bagaimana cara kerja mereka bisa diterapkan pada rumah Anda. Nah, sekarang Anda sudah selangkah lebih maju mengenai apa yang diinginkan dan tidak diinginkan. Mengunjungi toko-toko furniture dan rumah-rumah contoh juga merupakan cara yang cerdik. Ada banyak pengembang perumahan yang memperlihatkan rumah contoh dimana pengaturan ruangannya dilengkapi dengan lampu, wall paper, furniture dan hiasan rumah yang menyerupai rumah tinggal sesungguhnya.

Baca juga beberapa majalah dekorasi rumah atau kunjungi situs-situs web sejenisnya. Kumpulkan gambar-gambar dari bermacam gaya dekorasi yang Anda sukai. Ketika Anda sudah memiliki gambar yang cukup banyak, letakkan semuanya di atas meja dan pilih yang paling Anda sukai.

ciri-ciri barang antik dan repro

Diposting oleh Griyaabadi 0 komentar


Untuk mengetahui ciri-ciri barang antik dan repro, sebaiknya kita tahu ciri-ciri furniture antik. Berikut ciri-ciri dasarnya :
- Barang antik berusia lebih dari 100 tahun, jadi diproduksi sekitar tahun 1900-an awal.
- Karena berusia lanjut, bahan dasar furniture biasanya tampak termakan usia. Dari kayu yang berwarna semakin gelap sampai   terdapat goresan atau cacat di sana sini.
- Furniture antik cenderung memakai bahan dasar yang keras, semisal jati. Kayu keras memiliki sifat, antara lain, semakin   tua semakin keras dan urat-uratnya semakin menonjol. Tonjolan urat-urat kayu bisa dilihat dengan mata telanjang atau   dengan cara merabanya.
- Furnitur antik biasanya dibuat dari kayu utuh. Papan atau kayu strukitur biasanya tanpa sambungan.
- Engsel dan kunci pintu pada furnitur antik biasanya terbuat dari besi, karat atau korosi biasanya jadi penanda bahwa   furnitur itu benar-benar antik.
- Lihat kualitas finishing. Kesempurnaan finishing akan terlihat dari penampilan fisik furniture.

    
Pengembangan rumah secara vertikal

Belakangan ini sudah dirasakan semakin sempitnya lahan tanah untuk mendirikan suatu bangunan rumah tinggal maupun untuk bangunan pertokoan khususnya di daerah perkotaan, sedangkan pengembangan ke arah samping sudah tidak memungkinkan, di samping kebutuhan akan ruangan semakin banyak dan harga tanah semakin mahal, sehingga hal ini meupakan suatu masalah. pemecahan masalah ini kecenderungan dilakukan dengan mengembangkan bangunan ke arah vertikal yaitu berupa bangunan (rumah) bertingkat (lebih dari satu lantai).
Untuk memperlancar hubungan antara lantai bawah dengan lantai yang ada di atasnya dalam suatu kegiatan, maka digunakanlah alat penghubung berupa "tangga". Pemilihan jenis tangga yang akan digunakan sangat tergantung dari fungsi bangunan itu sendiri, misalnya tangga untuk di tempat-tempat keramaian seperti di gedung bioskop, pasar dan lain-lain akan berbeda dengan jenis tangga yang digunakan untuk rumah tinggal maupun untuk di rumah sakit. Tangga untuk rumah sakit khususnya diusahakan selandai mungkin, agar dengan mudah dapat dilalui oleh orang yang sakit (pasien) maupun oleh pihak pengantarnya.
Pada umumnya tangga ditempatkan sedemikian rupa, sehingga tidak banyak menggunakan ruangan, mudah ditemukan oleh setiap orang dan diusahakan memperoleh sinar matahari pada siang hari. Untuk keamanan biasanya bangunan-bangunan bertingkat di lengkapi dengan tangga tambahan berupa tangga kebakaran yang diletakkan menempel pada dinding bagian luar.
Bahan-bahan untuk pembuatan tangga terdiri dari bahan kayu, baja, beton tulang, batu/bata merah dan lain-lainnya.

Kiat Rumah Bebas dari Debu

Diposting oleh Griyaabadi 0 komentar


Kiat Rumah Bebas dari Debu

Rumah yang sehat bagi penderita alergi debu adalah rumah yang ekstra bersih dan betul-betul bebas dari debu. Sedkit saja terpapar debu, penderita langsung menderita terserang batuk, bersin, hidung mampet, dan sesak napas. Berikut tip mewujudkan rumah sehat bagi penderita yang alergi debu.

* Sebaiknya jangan membentangkan karpet di dalam rumah.Debu dan kuman dengan mudah menempel dan menumpuk di sana. Ini bisa   mengundang keka,buhan penyakit.

* Pilihlah perabot Seperti kursi, meja, dan lemari yang tidak terbuat dari ukiran kayu. Lekukan ukiran bisa menjadi sarang   debu karena sulit dibersihkan.

* Boleh saja menghiasi dinding dengan lukisan atau foto keluarga Tapi jumlahnya jangan terlalu banyak. Hiasan dinding   berpotensi menjadi sarang debu karena jarang dan sulit dibersihkan.

* Hindari pemakaian kelambu dan korden yang tebal Terutama dalam kamar tidur.

* Kosongkan kamar Penderita alergi debu dari boneka atau jenis mainan yang terbuat dari bulu binatang, wol, atau bahan   selimut. Benda-benda ini merupakan sumber debu yang dapat memicu penyakit.

* Penderita alergi debu disarankan untuk tidak menggunakan bantal dan kasur yang terbuat dari kapuk. Selain debu dan tungau   mudah menempel di sana, serat kapuk yang berterbangan dapat menimbulkan reaksi alergi. Bila tetap ingin menggunakan bahan   kapuk, bungkuslah bantal dan kasur kapuk dengan plastik. Dengan begitu debu dan serat kapuk yang berasal dari bantal dan   kasur tidak beterbangan ke mana-mana.

* Bila di rumah ada penderita alergi debu, jangan membersihkan lantai rumah dengan sapu.Penggunaan sapu justru membuat debu   beterbangan ke seluruh rumah. Sebaiknya langsung saja membersihkan lantai dengan pel basah untuk mengangkat kotoran kasar.   Kemudian ulangi dua atau tiga kali sampai lantai menjadi bersih.

* Jangan pula membersihkan perabot dengan kemoceng, sebab akan membuat debu berhamburan ke seluruh ruangan. Cukup bersihkan   dengan lap basah, lalu usap dengan lap kering.

    
Kiat Menentukan Lokasi Dalam Membeli Rumah

Membeli dan mempunyai rumah merupakan impian/harapan semua insan hidup di dunia, walaupun ada yang sampai akhir hayatnya tidak pernah punya rumah, alias selalu kontrak atau sewa.

Kadang kadang membeli rumah memang tidak gampang, apalagi samai ketemu yang pas sesuai yang diimpikan (selera).

Ada beberapa Tips dalam menentukan lokasi untuk membeli rumah, antara lain :

LOKASI.

Ini menjadi prioritas pertama didalam menentukan untuk membeli rumah, dan perlu dipertimbangkan beberapa hal antara lain :

1.Lokasi yang mau dibeli dengan tempat kerja, pilihlah yang mudah dicapai.
2.Transportasinya mudah ke tempat Kerja (Banyak Angkutan Kota /Bus/Kereta Api/Kendaraan umum) ini terutama bagi yang tidak   mempunyai kendaraan pribadi.
3.Lingkungan cukup kondisif /sudah banyak penghuni. di Cek kebeberapa Rumah yang sudah dihuni, dan carilah informasi seperti   apakah sering banjir, Keamanannya dll ???
4.Fasilitas lingkungan (Sekitar/tidak jauh dari lokasi yang akan dibeli), seperti sekolah, pasar/minimarket dll
5.Tidak terlalu macet (Khususnya Jakarta memang lebih susah karena hampir semuanya macet )
6.Kalau memungkinkan melihat lokasi jangan hanya sekali tetapi beberapa kali dan bisa dicoba pada hari biasa atau hari     Sabtu/Minggu/Libur.
7.Ajaklah istri/suami atau keluarga pada saat peninjauan ke lokasi supaya mendapat perbandingan/saran yang positip.
8.Jangan terlalu emosi dalam, menetukan pilihan lokasi yang diinginkan, lebih baik dipertimbangkan secara matang.

Syarat-syarat atap

Diposting oleh Griyaabadi 0 komentar


Syarat-syarat atap :

1. Konstruksi atap harus kuat menahan beratnya sendiri dan tahan terhadap tekanan maupun tiupan angin atau beban-beban lain,    sepeti berat air hujan.
2. Pemilihan bentuk atap yang akan dipakai hendaknya sedemikian rupa, sehingga menambah keindahan serta kenyamanan bertempat    tinggal bagi penghuninya.
3. Agara rangka atap tidak mudah diserang oleh rayap/bubuk, perlu diberi lapisan pengawet (lapisan tir) khususnya untuk    rangka kayu.
4. Bahan penutup harus tahan terhadap pengaruh perubahan cuaca.
5. Kemiringan atau sudut lereng atap harus disesuaikan dengan jenis bahan penutupnya. Makin rapat jenis bahan penutupnya,    maka kemiringannya dapat dibuat lebih landai, seperti bahan dari seng, kaca, asbes dan lain-lainnya. Pada kebanyakan    bangunan, atapnya selalu dibuat miring dengan maksud agar air hujan dengan cepat dapat meninggalkan bidang atap atau    ruangan yang dibentuk olehnya dapat berfungsi sebagai isolasi terhadap pengaruh perubahan cuaca, disamping menambah    keindahan bangunan itu sendiri.

Renovasi Rumah dengan Hemat

Diposting oleh Griyaabadi Minggu, 05 Desember 2010 0 komentar

Apa saja tips untuk renovasi rumah dengan hemat? Berikut ini beberapa tips untuk renovasi rumah dengan hemat dan berkualitas:
  • Tentukan konsep tentang renovasi secara matang

    Pada tahap ini, kita menentukan bagian rumah mana saja yang ingin kita perbaiki, bagaimana desainnya, apakah kita akan menggunakan kembali material lama atau tidak. Bila ingin menggunakan material lama tentu harus dibongkar secara hati-hati agar tidak rusak. Sedangkan menentukan desain berguna agar hasilnya sesuai dengan yang kita inginkan. Karena bila hasil tidak sesuai, kita harus membongkarnya sehingga biaya yang dikeluarkan lebih banyak. Dengan mengetahui konsep dengan matang juga membantu tukang mengerjakan dengan lebih cepat.
  • Tentukan bahan bangunan dan kualitas material bangunan yang akan digunakan

    Bila memang dana kita terbatas, tidak ada salahnya kita menggunakan barang-barang berkualitas sedang atau barang bekas. Bila kita memilih dengan cermat, kita dapat menemukan barang bekas tapi berkualitas baik.

    Penggunaan barang-barang berkualitas sedang misalnya untuk keramik lantai, kayu-kayu, kusen, atau cat interior. Keramik yang dipasang dengan teknik yang baik dapat menghasilkan lantai yang indah walaupun menggunakan keramik kualitas sedang. Sedangkan bagian-bagian yang wajib menggunakan barang-barang dengan kualitas baik adalah pada bagian fondasi rumah, pipa air yang ditanam, struktur bangunan, rangka atap. Dapat dibayangkan bila pada bagian tadi terjadi kebocoran atau rusak, tentu kita harus membongkar lagi yang berarti perlu mengeluarkan uang lagi. Untuk cat eksterior juga disarankan menggunakan kualitas baik karena bagian luar rumah biasanya terkena hujan, teriknya matahari atau udara lembab.
  • Menghilangkan satu bagian pekerjaan renovasi

    Yang dimaksud disini adalah kita tidak melakukan satu bagian pekerjaan, sehingga waktu yang digunakan lebih cepat dan dapat menghemat biaya. Misalnya : Tembok tanpa diplester yang dapat membuat tembok tampak alami, atau mengecat tanpa di plamur.
  • Pemilihan cara pembayaran

    Cara pembayaran umumnya terbagi dua, yaitu borongan dan harian. Bila memang kita sudah pasti apa yang akan direnovasi dan kita sudah mengetahui konsep renovasi secara matang, maka lebih baik kita menggunakan sistem borongan. Sebaliknya, bila konsep renovasi kita belum jelas kita dapat membayar tukang secara harian.
  • Pilih waktu yang tepat untuk renovasi

    Renovasi sebaiknya jangan dilakukan saat musim hujan, karena pada musim ini tukang yang mengerjakan dapat menemui kesulitan. Selain itu, untuk bagian yang berada di luar yang sedang direnovasi menjadi sulit kering dan bahkan bisa menjadi rusak.

Dengan menerapkan jurus-jurus tadi, semoga kita bisa menghemat biaya tapi tidak mengurangi keindahan rumah.

Tips Memilih Gorden

Diposting oleh Griyaabadi 0 komentar

Gorden biasanya dipasang pada jendela, pintu, atau penghubung antar ruangan. Salah satu fungsi gorden adalah sebagai penghalau agar aktivitas di dalam ruangan tidak terlihat atau sekedar pembatas. Fungsi lainnya juga mampu mencegah masuknya sinar matahari ke dalam ruangan. Sinar matahari yang terik dapat mengganggu kenyamanan penghuni dalam ruangan juga dapat merusak perabot yang ada di sekitarnya.
Untuk mendapatkan suasana atau nuansa tertentu dalam suatu ruangan, Anda dapat memilih model, motif dan warna gorden yang sesuai. Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan saat akan memilih gorden dalam rumah. Berikut ini beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan saat memilih gorden atau gordyn untuk rumah Anda.

Fungsi Gorden

Kegunaan atau fungsi yang diharapkan dari gorden dapat menjadi pertimbangan dalam memilih gorden. Misalnya jika hanya sebagai penghias ruangan atau sebagai partisi ruangan, penggunaan gorden berjenis vitrase dapat dipilih. Model yang terbuat dari manik-manik, kerang, atau batu-batuan dapat menjadi pemanis ruangan. Tetapi, tentu saja model seperti ini tidak dapat menutup dengan sempurna sehingga tidak cocok jika Anda ingin menggunakan gorden untuk menutup pandangan dari orang di luar.

Bahan Gorden

Ada berbagai macam pilihan bahan yang dapat digunakan sebagai pembuat gorden. Tiap bahan memiliki ciri masing-masing. Dalam penentuan bahan biasanya bergantung pula dengan model yang ingin dibuat dan fungsi yang diinginkan pada gorden. Apakah menginginkan gorden berkesan lentur, ringan atau gelap dan mampu memendam suara.
Beberapa bahan yang sering dipakai dalam pembuatan gorden anatara lain lamborgini yang memiliki sifat lentur. Bahan yang ringan seperti katun, satin, linen atau polyester. Jenis lainnya adalah beludru, organza dan paloma yang lebih berat dan juga dapat membuat kedap suara dan menyerap sinar matahari.

Model Gorden

Gorden akan menjadi penyempurna desain suatu ruangan. Memilih gorden yang sesuai dengan desain rumah, khususnya ruangan akan menjadikan keseluruhan tema ruangan tercipta dengan baik.
Salah satu cara paling mudah adalah dengan memilih gorden yang warnanya sesuai dengan warna dinding dan furniture yang ada di sekitarnya. Anda juga dapat menyesuaikan model gorden dengan desain rumah. Misalnya, jika rumah Anda bergaya klasik, Anda dapat memilih gorden dengan model dengan desain yang rumit. Sedangkan jika rumah Anda bergaya minimalis, gorden dengan model minimalis, misalnya gorden satu warna polos dengan smocked ring berkesan simpel atau dengan vitrage putih dengan model kupu-kupu cocok untuk desain minimalis. Dalam hal ini penentuan warna, model dan motif menjadi hal yang terutama.

Harga Gorden

Harga atau budget untuk membeli gorden juga menjadi pertimbangan. Yang terutama menentukan harga suatu gorden antara lain bergantung pada bahan yang dipilih, model dan aksesories pelengkap gorden.
Setiap bahan mempunyai tingkat harga yang berbeda sehingga akan mempengaruhi harganya. Semakin rumit model juga akan menambah tingkat harganya. Selain itu, model juga mempengaruhi banyaknya bahan yang akan dipakai. Misalnya, model gorden yang memakai poni membuat penggunaan bahan lebih banyak.
Yang dapat menambah budget Anda adalah aksesoris pelengkap seperti tassel yaitu tali yang berfungsi mengikat gorden pada saat dibuka. Atau model baru untuk mengikat kain gorden adalah dengan curtain holder, yang mirip dengan sanggul dimana gorden dibuka dengan cara disanggul pada bagian tengahnya. Pelengkap lainnya adalah rel tempat menggantungkan gorden yang terbuat dari kayu, besi atau kuningan yang harganya berbeda.
Dekorasi gorden yang baik akan menyempurnakan ruangan dan dapat membuat Anda merasa nyaman. Maka, pertimbangkan hal-hal yang Anda inginkan dengan kehadirannya sehingga gorden atau gordyn akan hadir sebagai pelengkap yang menarik untuk interior rumah Anda, bukan hanya sebagai penutup jendela.

Tips Membuat Taman

Diposting oleh Griyaabadi 0 komentar

Dalam membuat sebuah taman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar taman yang tercipta terlihat indah dan teratur. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat Anda akan membuat taman.

Tentukan Tema Taman

Sebelum menentukan jenis tanaman yang akan dibeli, Anda harus menentukan tema keseluruhan taman. Tema taman yang dapat dipilih misalnya taman dengan tema Bali, Paris, Jepang, tropis, minimalis atau tema lainnya.
Tema yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan taman. Jika luas tidak terlalu besar, sebaiknya dipilih tema yang lebih sederhana, misalnya tema minimalis yang sedikit detail pada desainnya. Setelah tema ditentukan, Anda dapat memilih tanaman-tanaman, bunga atau ornamen lainnya yang mendukung tema taman.

Persiapkan Instalasi Taman dan Lahan

Pada awal pembuatan taman, jangan lupakan untuk membuat instalasi terlebih dahulu. Instalasi dan penempatan posisi listrik dan air harus diperhatikan agar ada pada tempat yang aman dan tidak mengganggu aktivitas saat berada di taman. Instalasi listrik dan air khususnya perlu mendapat perhatian apabila Anda berniat untuk membuat sebuah kolam dengan pancuran air.
Yang tidak boleh ketinggalan untuk dipersiapkan adalah persiapan lahan. Sebagai media tanam, lahan yang akan dijadikan taman harus dibersihkan dari tanaman pengganggu atau gulma. Tanah juga perlu digemburkan dan dipupuk agar tanaman bisa tumbuh subur.

Ciptakan Harmonisasi Tanaman

Agar terlihat menarik, pilih tanaman yang bervariasi. Pilih tanaman yang berbeda ukuran, jenis, atau warna sehingga taman tidak monoton. Warna pada tanaman bisa didapat dari warna bunga atau warna daunnya. Tetapi, penting untuk tetap memperhatikan keserasian taman agar taman terlihat rapi dan menarik. Keserasian taman akan tercipta dengan menentukan tanaman yang akan ditanam dan posisinya.
Tanaman secara umum terbagi atas pohon yang berukuran tinggi, semak atau perdu yang lebih rendah, rumput-rumputan dan tanaman penutup tanah. Biasanya, pohon diletakkan di bagian belakang, disusul dengan tanaman perdu kemudian penanaman rumput-rumputan dan tanaman penutup tanah pada bagian depan. Atau untuk desain taman terpusat, pohon diletakkan pada bagian tengah, disusul dengan tanaman perdu yang mengitarinya dan tanaman yang lebih rendah yaitu rumput-rumputan di bagian terluar. Harmonisasi tanaman penting untuk keindahan dan kerapian taman.

Pemilihan Material Taman

Taman tidak hanya terdiri dari tanaman saja. Taman yang indah perlu juga didukung oleh benda-benda keras seperti pot tanaman, kolam, batu-batuan, pasir, atau benda pendukung lainnya Bagian pendukung ini disebut sebagai hardscape yang akan memberi kesan lebih dalam pada taman. Sedangkan tanaman sendiri disebut sebagai softscape.
Anda perlu menyesuaikan hardscape apa saja yang akan digunakan dan seberapa banyak. Ini berkaitan dengan desain taman. Anda juga bisa menambahkan kursi taman, ayunan atau hal lain untuk menambah kenyamanan saat berada di taman. Setelah menentukan model taman, penggunaan softscape dan hardscape akan lebih mudah ditentukan.

Pemilihan Tanaman

Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi lahan taman sendiri. Apakah tempat yang akan dijadikan tanaman akan banyak terkena matahari atau tidak? Sesuaikan juga dengan kondisi lingkungan. Apakah rumah Anda berada di daerah yang sejuk atau panas? Jika taman akan banyak terkena sinar matahari, maka dapat dipilih tanaman-tanaman yang kuat terhadap sinar matahari karena jika tanaman cocok akan menyebabkan tanaman tidak berkembang atau mati. Berdasarkan kondisi taman, Anda dapat menentukan jenis tanaman apa saja yang akan menghuni taman Anda.

Pencahayaan

Untuk menambah keindahan taman, tambahan pencahayaan yang baik pada taman menjadi hal yang diperlukan. Misalnya dengan memasang lampu taman atau lampu sorot taman yang mengeksploitasi suatu tanaman sebagai fokusnya. Lampu-lampu ini sangat berperan pada malam hari,sehingga pada malam hari Anda tetap dapat menikmati keindahan taman Anda dengan suasana yang romantis. Selain itu, kehadiran lampu taman dengan berbagai model akan menjadi aksesoris pemanis taman Anda.
Kehadiran taman dapat menjadi hal yang penting terutama di tengah issue pemanasan global. Taman dapat membantu mengurangi polusi udara, mengurangi panas dan meningkatkan persediaan oksigen sehingga Anda dapat menikmati udara yang segar. Jika terawat dengan baik, Anda juga akan dimanjakan pemandangan yang indah di rumah sendiri. Menghabiskan waktu di taman tentu akan menyenangkan.

Kiat Rumah Bebas Dari Debu

Diposting oleh Griyaabadi Jumat, 19 November 2010 1 komentar

Rumah yang sehat bagi penderita alergi debu adalah rumah yang ekstra bersih dan betul-betul bebas dari debu. Sedkit saja terpapar debu, penderita langsung menderita terserang batuk, bersin, hidung mampet, dan sesak napas. Berikut tip mewujudkan rumah sehat bagi penderita yang alergi debu.

    * Sebaiknya jangan membentangkan karpet di dalam rumah.Debu dan kuman dengan mudah menempel dan menumpuk di sana. Ini bisa mengundang keka,buhan penyakit.

    * Pilihlah perabot
      Seperti kursi, meja, dan lemari yang tidak terbuat dari ukiran kayu. Lekukan ukiran bisa menjadi sarang debu karena sulit dibersihkan.

    * Boleh saja menghiasi dinding dengan lukisan atau foto keluarga
      Tapi jumlahnya jangan terlalu banyak. Hiasan dinding berpotensi menjadi sarang debu karena jarang dan sulit dibersihkan.

    * Hindari pemakaian kelambu dan korden yang tebal
      Terutama dalam kamar tidur.

    * Kosongkan kamar Penderita alergi debu dari boneka atau jenis mainan yang terbuat dari bulu binatang, wol, atau bahan selimut. Benda-benda ini merupakan sumber debu yang dapat memicu penyakit.

    * Penderita alergi debu disarankan untuk tidak menggunakan bantal dan kasur yang terbuat dari kapuk. Selain debu dan tungau mudah menempel di sana, serat kapuk yang berterbangan dapat menimbulkan reaksi alergi. Bila tetap ingin menggunakan bahan kapuk, bungkuslah bantal dan kasur kapuk dengan plastik. Dengan begitu debu dan serat kapuk yang berasal dari bantal dan kasur tidak beterbangan ke mana-mana.

    * Bila di rumah ada penderita alergi debu, jangan membersihkan lantai rumah dengan sapu.Penggunaan sapu justru membuat debu beterbangan ke seluruh rumah. Sebaiknya langsung saja membersihkan lantai dengan pel basah untuk mengangkat kotoran kasar. Kemudian ulangi dua atau tiga kali sampai lantai menjadi bersih.

    * Jangan pula membersihkan perabot dengan kemoceng, sebab akan membuat debu berhamburan ke seluruh ruangan. Cukup bersihkan dengan lap basah, lalu usap dengan lap kering

Langkah awalnya adalah bermula dari Anda sendiri. Ruangan yang hendak didesain harus memenuhi keperluan, selera dan kepribadian Anda karena Anda yang akan tinggal di sana, bukan?

Apa selera Anda? Tidak perlu khawatir bila Anda tidak tahu karena sesungguhnya tidak banyak orang yang mengetahui keinginannya. Anda harus melihat ke sekitar untuk mencari tahu. Anda mungkin pernah pergi ke rumah seseorang yang Anda kagumi pilihan furniturnya, paduan warna, dan desain ruangan secara keseluruhan.

Bayangkan bagaimana cara kerja mereka bisa diterapkan pada rumah Anda. Nah, sekarang Anda sudah selangkah lebih maju mengenai apa yang diinginkan dan tidak diinginkan. Mengunjungi toko-toko furniture dan rumah-rumah contoh juga merupakan cara yang cerdik. Ada banyak pengembang perumahan yang memperlihatkan rumah contoh dimana pengaturan ruangannya dilengkapi dengan lampu, wall paper, furniture dan hiasan rumah yang menyerupai rumah tinggal sesungguhnya.

Baca juga beberapa majalah dekorasi rumah atau kunjungi situs-situs web sejenisnya. Kumpulkan gambar-gambar dari bermacam gaya dekorasi yang Anda sukai. Ketika Anda sudah memiliki gambar yang cukup banyak, letakkan semuanya di atas meja dan pilih yang paling Anda sukai.

Membeli dan mempunyai rumah merupakan impian/harapan semua insan hidup di dunia, walaupun ada yang sampai akhir hayatnya tidak pernah punya rumah, alias selalu kontrak atau sewa.

Kadang kadang membeli rumah memang tidak gampang, apalagi samai ketemu yang pas sesuai yang diimpikan (selera).

Ada beberapa Tips dalam menentukan lokasi untuk membeli rumah, antara lain :

LOKASI.

Ini menjadi prioritas pertama didalam menentukan untuk membeli rumah, dan perlu dipertimbangkan beberapa hal antara lain :

   1.Lokasi yang mau dibeli dengan tempat kerja, pilihlah yang mudah dicapai.
   2.Transportasinya mudah ke tempat Kerja (Banyak Angkutan Kota /Bus/Kereta Api/Kendaraan umum) ini terutama bagi yang tidak mempunyai kendaraan priibadi.
   3.Lingkungan cukup kondisif /sudah banyak penghuni. d. Cek kebeberapa Rumah yang sudah dihuni, dan carilah informasi seperti apakah sering banjir, Keamanannya dll ???
   4.Fasilitas lingkungan (Sekitar/tidak jauh dari lokasi yang akan dibeli), seperti sekolah, pasar/minimarket dll
   5.Tidak terlalu macet (Khususnya Jakarta memang lebih susah karena hampir semuanya macet )
   6.Kalau memungkinkan melihat lokasi jangan hanya sekali tetapi beberapa kali dan bisa dicoba pada hari biasa atau hari Sabtu/Minggu/Libur.
   7.Ajaklah istri/suami atau keluarga pada saat peninjauan ke lokasi supaya mendapat perbandingan/saran yang positip.
   8.Jangan terlalu emosi dalam, menetukan pilihan lokasi yang diinginkan, lebih baik dipertimbangkan secara matang

Ym

Tlp : 082 139 432 589

Labels

Counter